Renungan – Persaudaraan Adalah Anugrah
Rate this post

Renungan – Persaudaraan Adalah Anugrah

Persaudaraan Adalah Anugrah

Persaudaraan adalah menyayangi,
bukan menyaingi

Persaudaraan adalah mendidik,
bukan membidik

Persaudaraan merangkul,
bukan memukul

Persaudaraan membina,
bukan  menghina

Persaudaraan mencurahkan,
bukan memurahkan

Persaudaraan mencari solusi,
bukan mencari sensasi

Persaudaraan membutuhkan,
bukan meruntuhkan

Persaudaraan menghargai,
bukan melukai

Persaudaraan  membela,
bukan mencela

Kadang saudara yang suka mentraktir kita,
BUKAN karena mereka BERLEBIHAN

tapi…
karena mereka meletakkan Persaudaraan
MELEBIHI UANG…

Kadang Saudara yang  memohon MAAF TERLEBIH  DULU setelah Pertengkaran,
BUKAN karena mereka SALAH

tapi…
karena mereka MENGHARGAI sebuah persaudaraan.

Kadang2 Saudara yang selalu share WA ke kita,
bukan karena merasa PINTAR
tapi…
karena INGAT pada KITA.

Suatu Hari ada yang mengingatkan tentang
Agama dan Iman.

Bukan karena merasa baik dan sudah sempurna
tapi….
itulah perwujudan Persaudaraan karena Illahi

Persaudaraan dengan suara hati
Yang tulus iklas berdasarkan ke imanan dan keyakinan

Suatu saat, kita semua akan  TERPISAH,
baik oleh jarak maupun ajal yang menjemput kita.

Namun ada Saudara yang terus mendoa’kan kita

Suatu saat Anak-anak dan Cucu-Cucu kita
akan bertemu mereka dan  Bercerita…
Dulu Kita Pernah Bersama.

Persaudaraan tidak mencari cari kesalahan tapi….
Menutupi kesalahan

Persaudaraan berlandaskan Hati yang TULUS dan IKHLAS

Persaudaraan akan terus berlangsung
walau banyak sekali halangannya

Pada satu Waktu
Sebagian cuma memperhatikan KESUKSESAN kita,

tapi…
ada Sebagian saudara yg peduli akan kondisi KESEHATAN kita, maka
itulah Persaudaraan yang sejati.

Suatu hari kita terlena dalam canda dan tawa tapi…
ada yang mengingatkan agar kita tidak pernah Lalai.

Itulah SAUDARA.
Saudaraku,  meskipun tidak sering BERTEMU ,

tapi…
selalu DIINGAT,
Itulah SAUDARA .

Seorang SAUDARA tidak akan berpikiran NEGATIF
tapi Selalu POSITIF

Marilah kita bangun PERSAUDARAAN dengan keikhlasan

Comments

comments