.PENYEBAB BERAT DAN SULITNYA BANGUN MALAM..

“Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyu’, dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam.” (QS Al Mujammil 6).

Allah Ta’alaa sangat cinta kepada hambanya yang melakukan shalat tahajud. Melalui shalat ini Allah menjamin diijabahnya do’a-do’a. Shalat tahajud merupakan pintu-pintu kebaikan. Dari sisi kesehatan, orang yang rutin melakukan shalat tahajud memiliki daya tahan tubuh yang tinggi,namun ada beberapa hal yang menjadikan seseorang berat mengerjakannya:

1⃣ Dho’ful iimaani. Diartikan juga sebagai lemah iman. Muslim yang imannya kuat pasti memiliki keinginan untuk terus dakat denganNya. Salah satunya dengan melaksanakan shalat malam.

2⃣ Al-Jahlu. Muslim yang ‘mengidap’ penyakit ini karena ilmu agamanya rendah. Ketika muslim mengetahui keutamaan, rahasia, serta mafaat tahajud, sejak beranjak tidur pun ia sudah senang karena nanti malam akan ‘berjumpa’ dengan kekasihnya.

3⃣ Hubbud Dunya atau diperbudak dunia. Orang ini seperti ini hanya memikirkan kepentingan dunia. Bangun malam pun untuk melakukan kepentingan duniawi.

4⃣ Abdul Hawwa atau budak nafsu. Orang yang seperti ini menghabiskan malam dengan melakukan kemaksiatan seperti berjudi, berzina, mabuk-mabukan. Shalat malam pun sulit dilaksanakan.

5⃣ Tho’mul Haraami atau banyak makan minum yang haram. Mereka yang suka melakukan hal ini cenderung sulit melakukan shalat malam

6⃣ Katsrotul Dzunuub atau sering berbuat dosa. Orang yang sering berbuat dosa membuat hatinya menjadi gelap. Imam Ghazali pernah didatangi oleh seseorang dan ditanya mengapa dirinya susah sekali bangun malam. Imam Ghazali lalu menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu.”

7⃣ Dikuasai setan (karena sering berbuat dosa).

“Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Saw bersabda: “Setan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dengan tiga ikatan. Setan menyetempel setiap simpul ikatan atas kalian dengan mengucapkan, “Bagimu malam yang panjang maka tidurlah.” Apabila ia bangun dan berzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan. Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan. Apabila ia shalat, terbukalah satu ikatan. Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar. Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhari).

                                                                     Ikhwah, semoga kita tidak termasuk dalam ketujuh golongan tersebut. Semoga Allah Ta’alaa memudahkan kita untuk bermunajat kepadaNya setiap malam yang kita lalui.

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱

📡 BANTU SEBARKAN, DAN RAIH AMAL SHALIH

Comments

comments