8 Prinsip Desain Rumah Sesuai Syariat Islam

Kita mungkin pernah mengalami bertamu ke rumah saudara atau teman, dan saat itu kita akan melaksanakan sholat. Namun kita tidak mendapati tempat sholat kecuali ruang tamu atau kamar tidur. Kenapa demikian, kebanyakan orang mendesain rumah tidak memperhatikan keberadaan tempat sholat di dalam rumahnya.

Selama ini kebanyakan desain rumah, terutama perumahan banyak yang mengabaikan ruang khusus untuk beribadah sholat. Memang benar sholat dapat kita laksanakan dimana saja, akan tetapi supaya sholat lebih khusuk diperlukan tempat yang terhindar dari lalu lalang orang. Sholat juga bisa di lakukan di kamar tidur, tapi jika ada tamu yang kebetulan tidak menginap, akan merasa sungkan untuk masuk ke kamar tidur di rumah kita.

Mendesain konsep rumah sesuai syariat Islam merupakan salah satu upaya menegakan syariat dari lingkungan terkecil yakni rumah tangga. Hal ini sesuai dengan perintah Allah di dalam al-qur’an “ Jagalah kamu dan keluargamu dari api neraka”

8 Prinsip Desain Rumah Sesuai Syariat Islam

Ada beberapa hal yang penting dan prinsip yang mesti kita perhatikan saat mendesain rumah agar rumah yang kita tempati menjadi sarana untuk meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Allah atau melaksanakan Islam secara kaffah.

1. Jangan mendesain toilet menghadap atau membelakangi kiblat.

Islam merupakan agama wahyu, sekecil apapun kalau itu datang dari wahyu dan dari hadis yang shohih harus dilaksanakan tanpa perlu bertanya mengapa?. Salah satu larangan membuat posisi toilet menghadap atau membelakangi kiblat berdasar hadist

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ الْمِصْرِيُّ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ الْحَارِثِ بْنِ جَزْءٍ الزُّبَيْدِيَّ يَقُولُ أَنَا أَوَّلُ
مَنْ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ حَدَّثَ النَّاسَ بِذَلِكَ

Janganlah salah seorang dari kalian kencing dengan menghadap ke arah Kiblat. Dan akulah orang yg pertama kali menyampaikan hadits ini kepada orang-orang. [HR. ibnumajah]

Desainlah toilet menghadap ke utara atau selatan.

2. Desain kamar mandi sekaligus ruang ganti pakaian.

Islam sangat menjaga kehormatan. Islam mengajak pemeluknya menutup aurot. Oleh sebab itu, sering kita dapati kamar mandi yang tidak dilengkapi peralatan ganti baju membuat pemakainya atau anggota keluarga yang mandi keluar dalam keadaan belum tertutup aurotnya secara sempurna, misalnya keluar kamar mandi masih mengenakan handuk. Jika kebetulan yang melihat masih anggota keluarga tidak terlalu bermasalah, tapi bila yang melihat tamu, tentu ini akan menimbulkan fitnah.

3. Sediakan tempat wudhu dan kran diluar kamar mandi.

Guna mengambil air wudhu, tidak harus di dalam kamar mandi walaupun tidak dilarang wudhu di kamar mandi. Tapi ada beberapa aturan ketika wudhu di kamar mandi yang ada toiletnya, atau kamar mandi sebagai tempat buang hajat. Islam melarang berzikir di dalam kamar mandi ataupun toilet. Oleh sebab itu usahakan ada kran untuk wudhu di luar kamar mandi seperti di taman belakang rumah atau di depan rumah.

4. Jauhkan rumah dari segala sesuatu yang mengandung kesyirikan.

Mendesain rumah dengan konsep islam harus mengedepankan konsep agama islam yang memurnikan tauhid kepada Allah. Hindarkan ornament, atau hiasan yang mengandung nilai kesyirikan, khurofat, dan takhayul seperti patung, benda-benda pusaka, gambar dan lukisan makhluk bernyawa. Rumah juga terbebas dari pola pendirian rumah berdasarkan Feng  Sui dan tahayul lainnya. Proses pendirian rumah benar-benar memanfaatkan luas lahan tidak terikat dengan kepercayaan keberuntungan jika menghadap ke titik tertentu.

5. Jangan menempelkan gambar atau lukisan makhluk yang bernyawa.

Gambar dan lukisan makhluk bernyawa didalam agama islam dilarang. Semua ulama sepakat atas keharamanya berdasarkan hadis “

Dalam hadits muttafaqun ‘alaih disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لاَ تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ

”Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)” (HR. Bukhari 3224 dan Muslim no. 2106)

Adanya pendapat yang membolehkan oleh sebagian orang tidak lantas membatalkan hadis diatas. Pendapat yang membolehkan jelas bertabrakan dengan hadis jadi tidak bisa diterima.

Sebagai pengganti jika kita seorang pecinta seni lukis, kita bisa memasang kaligrafi, gambar gunung, pohon atau pemandangan alam lainya. kita juga bisa memasang gambar abstrak.

6. Pisahkan kamar anak laki-laki dengan kamar anak perempuan.

Memisahkan kamar anak laki-laki dengan anak perempuan merupakan bagian dari syariat Islam. Islam menutup celah kemungkinan terjadinya perzinahaan antara saudara kandung. Jika tidak diantisipasi sejak dini perbuatan tercela tersebut mungkin saja terjadi. Oleh karena itu Islam memerintahkan memisahkan anak laki-laki dengan anak perempuan terutama ketika mereka sudah baligh. Hal ini sesuai hadis ‘

مُرُوا أولادكم بالصلاة وهم أبناءُ سبع سنين، واضربوهم عليها وهمأبناءُ عشر سنين؛ وفرَقوا بينهم في المضاجع

Perintahkan anak-anak kalian shalat pada usia 7 tahun, pukullah mereka jika meninggalkannya pada usia 10 tahun dan pisahkan di antara mereka tempat tidurnya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dihasankan oleh An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin dan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud)

7. Halangi pandangan orang luar melihat langsung ke dalam rumah.

Islam memerintahkan pemeluknya untuk menutup aurot, oleh sebab itu desainlah rumah yang melindungi penghuninya dari terlihat aurotnya dari luar rumah. Pintu dan juga Jendela sebaiknya tidak langsung menghadap ruangan di dalam rumah, karena kadang-kadang orang di dalam rumah tidak menutup aurotnya secara sempurna.

8. Buat konsep rumah rajin belajar bagi penghuninya.

Islam memerintahkan pemeluknya untuk rajin belajar seperti ayat alqur’an yang turun pertama kali. Perintah yang pertama diturunkan di dalam al qur’an adalah “bacalah”. Mendesain ruang ibadah sekaligus ruang perpustakaan mini dengan koleksi buku-buku agama yang bermanfaat akan membuat penghuninya semakin rajin mendalami agamanya. Ruang sholat juga dapat dijadikan ruang mengaji al qur’an , hadis bagi anak-anak dan keluarga.

Demikianlah 8 Prinsip Desain Rumah Sesuai Syariat Islam yang sesuai dengan syariat Islam. Rumah menggambarkan siapa penghuninya. Jika kita seorang yang bertaqwa kepada Allah, konsep rumah Islami adalah sebuah keharusan.

Comments

comments